All
You Can Eat
atau yang lebih dikenal dengan nama AYCE merupakan konsep makan di
restoran yang menerapkan sistem makan sepuasnya dengan hanya membayar satu kali
saja. Jadi nantinya kamu akan membayar satu kali, terus kamu sanggup mengambil
makanan dan minuman mana saja yang tersaji di restoran tersebut sesukamu. Tetapi
ingat, restoran AYCE ini punya beberapa peraturan khusus yang perlu kamu
ketahui, yakni adanya batas waktu yang diberikan, misalkan saja kamu hanya
boleh bersantap di sana selagi 1 jam saja. Selain itu, ada beberapa peraturan lainnya
seperti tidak boleh menyisakan makanan karena akan dikenakan biaya tambahan,
tidak boleh membawa pulang makanan dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri
ada banyak sekali restoran AYCE yang sanggup kamu datangi, mulai dari restoran
dengan menu makanan Jepang, Korea, Barat, hingga Indonesia. Berhubung ada banyak
restoran dari berbagai negara yang menerapkan konsep AYCE ini, lantas konsep
makan AYCE sebenarnya berasal dari mana ya?

 


Sumber : Pergikuliner.com

Menurut
sejarahnya, konsep makan AYCE ini telah ada sejak abad ke-16. Hal ini
dibuktikan dengan kemunculan konsep makan sepuasnya ala prasmanan yang ada di
Swedia. Pada waktu itu, orang Swedia akan menyambut tamu yang akan datang
sebuah pesta besar (tidak disebutkan secara pasti pesta apa yang diadakan).
Supaya tidak repot, mereka pun mengambil inisiatif dengan menyusun semua
makanan di atas meja dan menyediakan tumpukan piring kosong bakal para tamu mengambil
makanan tersebut. Konsep prasmanan ini disebut oleh masyarakat Swedia dengan
nama ‘brannvinsboard’. Aneka makanan yang tersaji yaitu roti, mentega, keju,
ikan, daging, hingga buah-buahan. Kemudian pada abad ke-18, masyarakat Swedia
mengganti sebutan konsep makan tersebut dengan nama ‘smorgasboard’ bakal sajian
makan malam para tamu yang datang dari berbagai negara. Menu yang disajikan
telah pasti lebih beragam biar tamu memiliki banyak pilihan makanan.  

Sumber : Pergikuliner.com

Konsep
makan ala AYCE ini semakin populer sejak muncul di Olimpiade Stockholm bernama
Olympiche Spiele yang diadakan pada tanggal 22 Juni-22 Juli 1912. Olimpiade ini
dihadiri oleh peserta dari banyak negara di dunia. Berhubung ada banyak negara
yang turut serta dalam olimpiade ini, kemudian tak heran kalau penyebarannya sanggup
lebih meluas karena kala kembali ke negaranya masing-masing, tak sedikit
negara yang ikutan menerapkan konsep makan AYCE di restoran-restoran mereka.
Meski ada dan sanggup ditemukan di banyak negara, tetapi bukan berarti peraturan
AYCE yang diterapkan ini sama. Pastinya akan ada perbedaan seperti waktu makan
yang berbeda, cash atau denda yang dikenakan, hingga peraturan tambahan
lainnya.

Sekarang kamu telah tahu kan asal usul dari konsep makan AYCE yang ternyata telah ada sejak dahulu kala? Nah, buat kamu yang kali ini mau mencoba konsep makan AYCE, kamu sanggup
mendatangi salah satu restoran yang ada di bawah ini ya!

Beri tahu teman perihal ringkasan ini lewat:

Bagikan:

Leave a Comment